Senin, 15 Maret 2010

Hujan Hewan

Hujan air, merupakan fenomena alam yang biasa dilihat masyarakat luas dan sudah dianggap sebagai sesuatu yang lazim. Begitu juga dengan hujan es, beberapa laporan mulai menjadikannya suatu hal yang lazim. Lain halnya jika yang jatuh dari langit adalah kodok, ikan, atau burung. Inilah salah satu fenomena alam yang dimasukkan dalam arsip misteri sains oleh para ahli.

Hujan hewan adalah suatu fenomena langka dalam ilmu meteorologi, walaupun kejadiannya sudah banyak dilaporkan terjadi di berbagai belahan dunia, namun fenomena ini pada kenyataannya masih belum banyak diketahui orang banyak.

Hujan Kodok

Dari namanya mungkin sudah dapat diartikan bahwa hujan hewan adalah seperti hujan lainnya, hanya bedanya, yang jatuh secara keroyokan dari langit bukan air, tapi kodok. Fenomena ini mungkin terdengar sedikit aneh, tapi percaya atau tidak, fenomena ini telah tercatat bahkan sejak zaman Cina kuno, terlebih lagi sewjak zaman Musa.

Dalam bible, dicatat bahwa fenomena hujan kodok terjadi karena sebagai salah satu malapetaka yang dikirimkan Tuhan untuk memaksa Firaun melepaskan Israel dari perbudakan Mesir.
Pada tahun 1901, hujan pernah kodok terjadi di Minneapolis, Amerika. Menurut msayarakat setempat yang menyaksikan langsung fenomena alam ini, pada awalnya langit ditutupi dengan awan berwarna hijau yang terlihat seperti jas hujan raksasa. Beberapa saat kemudian, kodok-kodok dalam jumlah yang banyak seperti dicurahkan dari langit.
Pada tahun 1981 di Naphilon, Yunani. Masyarakat setempat kaget dengan ratusan kodok yang meloncat dari langit menghujani pepohonan di hutan. Berita resmi daerah setempat kemudian melaporkan bahwa sebuah badai besar yang diikuti angin tornado telah mengangkut kodok-kodok ini untuk kemudian dilemparkan di daerah pepohonan Naphilon, Yunani. Namun, fakta yang menarik dibalik berita tersebut, kodok yang menghujani daerah pepohonan tersebut ternyata adalah spesies yang hanya terdapat di Afrika Utara.

Hujan Ikan
ini pernah saya posting di "Apik! Alam yg wonderful"
Tapi kali ini akan saya ceritakan lebih lanjut
Pada tahun 1859, fenomena aneh terjadi di Inggris. Ikan-ikan menghujani tanah dan terlihat seperti dibuang dalam jumlah besar dari langit ke bumi. Fenomena ini terjadi tepatnya di Glamorganshire, Inggris. Diperkirakan jumlah ikan-ikan dalam fenomena saat itu, mencapai ribuan ikan. Para nelayan kemudian melepaskan ikan-ikan tersebut kembali ke laut, karena kebanyakan dari ikan-ikan tersebut ada yang masih hidup.
Fenomena serupa juga pernah terjadi di Louisiana, Amerika pada tahun 1947. Hanya bedanya pada fenomena di Louisiana adalah, ikan-ikan yang jatuh dari langit kebanyakan sudah mati dan membeku dalam es.

Pada tahun 1969, sebuah ikan besar jatuh dari langit di sebuah gereja di Sydney, Australia. Jatuhnya ikan besar ini juga diikuti dengan jumlah air yang besar.
Pada tahun 1989, sekitar 800 ikan-ikan kecil jatuh dari langit di depan teras rumah seorang warga Ipswich, Australia.
Satu tempat yang justru menganggap fenomena ini adalah suatu hal yang lumrah adalah, Honduras. Masyarakat setempat di Honduras sering merayakan sebuah perayaan tahunan yang bernama, Lluvia de Peces yang berarti hujan ikan. National Geographic pernah mengadakan penelitian khusus tentang fenomena hujan ikan yang terjadi di Honduras, dimana disana dalam fenomena yang terjadi, ikan yang jatuh dari langit bukan berasal dari daerah setempat, melainkan dari daerah yang sama sekali bukan berada di dekat Honduras. Para ahli kemudian

Hujan Buaya
Fenomena ini hanya dua kali terjadi yakni di Silvertown, Amerika, dan di Montreal. Pada fenomena hujan buaya yang terjadi di Silvertown, Amerika, hujan aneh ini terjadi hanya dalam waktu singkat. Buaya-buaya yang jatuh sempat diteliti oleh Dr. J.L. Smith yang keheranan dengan keberadaan buaya-buaya yang kebanyakan masih hidup meskipun telah jatuh dari langit. Buaya-buaya yang jatuh rata-rata berukuran sepanjang 12 inci.

Selain beberapa fenomena hujan hewan di atas, masih banyak lagi fenomena hujan hewan lainnya, seperti hujan burung, hujan anjing, hujan kucing, dan beberapa hewan lainnya. Pernah juga terjadi hujan gajah, tetapi dalam fenomena tersebut hanya satu gajah bayi.


Sumber: www.thenoock.com




Related Posts by Categories









0 komentar:

Poskan Komentar

Selamat Berkomentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...