Sabtu, 06 Maret 2010

Easter Island



The Moai statues of Rapa Nui

Berlokasi dilautan Pasifik 27 derajat selatan garis Khatulistiwa,2200 mil
disebelah barat pantai Chilie,terdapat suatu pulau yang sangat-sangat terpencil
dan terisolasi di Dunia.Easter Island!!.
Pulau yang merupakan tempat tinggal ratusan patung-patung batu raksasa ini
dianggap sebagai Pulau paling misterius didunia.Kehadiran Patung-patung batu
raksasa yang mengelilingi Pulau sangat membuat kagum para Turis,Arkeolog,dan
para Ilmuan.Namun,dibalik keindahannya,Easter Island lebih banyak menyimpan
misteri.
Sampai saat ini,Para peneliti belum dapat mengetahui dengan pasti,siapakah yang
menciptakan patung-patung raksasa tsb,dan bagaimana cara mereka memindahkannya?
Nama Easter Island sendiri merupakan pemberian dari seorang Pelaut Belanda pada
Abad 18,Jacob Roggeveen.Pada tahun 1722,ia bersama awak kapalnya berhasil
berlabuh di Pulau tersebut,karena hari dimana mereka menepi di Pulau itu
bertepatan dengan peringatan Paskah (minggu ,5 April 1722),maka dinamailah
Easter Island (Pulau Paskah).
Roggeveen bersama para awaknya sendiri adalah orang-orang Eropa yang pertama
kali menginjakkan kaki dipulau tsb.



The Moai statues

Penduduk asli-nya disebut suku Rapanui(suku rapanui sebenarnya hanyalah suku
pendatang),sedangkan nama sebenarnya dari Easter Island adalah Rapa Nui/Rapa
Besar.Nama Rapa Nui sendiri memiliki kaitan dengan pulau lain diwilayah
polinesia,yaitu Rapa iti/Rapa kecil.
Sedangkan Moai adalah nama bagi patung-patung raksasa yang tersebar diseluruh
Easter Island.Moai sendiri mempunyai arti wajah/muka.
Menurut dongeng yang telah turun temurun dilkalangan suku Rapanui,Patung Moai
dibuat oleh nenek moyang mereka.
Setidaknya terdapat tiga buah gunung berapi yang sekarang sudah tidak aktif lagi
dipulau ini (yang terbesar memilik tinggi 1674 kaki),dan menurut penuturan
penduduk asli,para Moai dipahat dari batu hasil sisa proses volcanologis (disebut
Rano Rara) dari ketiga gunung-gunung api tsb.
Berat sebuah Patung Moai sangat bervariasi,yang paling ringan berbobot 14 ton,dan
yang terberat bisa mencapai 165 ton.
Kini,yang menjadi pertanyaannya para arkeolog dan para peneliti lainnya adalah
bagaimana cara suku-suku yang dulu mendiami pulau tersebut memindahkan para Moai
yang berukuran besar dan berat keseluruh penjuru pulau?
Dari beberapa kisah yang dituturkan oleh tetua suku Rapanui sendiri,Para moai
dipindahkan dengan sebuah kekuatan ghaib yang dinamakan "manna".
Dengan kekuatan tersebut,para moai seakan-akan dapat diperintah untuk berjalan
sendiri untuk menuju kebeberapa podium batu besar yang dinamakan "ahu".
Ada beberapa teori lainnya yang berusaha memecahkan misteri artifak ini.
Beberapa diantaranya percaya bahwa pulau ini adalah ujung dari daratan yang ada
pada peradaban prasejarah, sedangkan yang lainnya berspekulasi adanya
keterlibatan kehidupan luar planet.
Sampai saat ini,para Moai telah menarik sejumlah besar peneliti yang berusaha
untuk mengetahui asal usul dan rahasia mereka.
Didalam catatan pelayaran Roggeveen sendiri,selama mengunjungi Easter Island, ia
sangat mengagumi keindahan pulau yang mungkin selama beratus-ratus tahun kosong
sebelum para suku Rapanui datang untung menetap.
Para Moai yang berdiri perkasa disekitar pinggiran pantai seakan-akan menjadi
penjaga abadi bagi pulau itu.
Setidaknya terdapat 600 Moai yang tersebar berjejer mengelilingi garis keliling
pulau yang tentunya lengkap bersama partner sejatinya "ahu".
Khusus bagi para Moai yang berdiri mengelilingi garis pantai rata-rata mempunyai
tinggi 33 kaki dengan bobot masing-masing 80 ton,sedangkan untuk Moai didalam
pulau sangatlah bervariasi.



Indahnya Panorama Easter Island

Status para moai sendiri sampai saat ini juga masih misterius,sebenarnya apa
fungsi dari patung-patung tsb belum diketahui secara pasti.
Namun para sarjana banyak mengasumsikan bahwa para Moai ini merupakan sebuah
tanda yang dibuat oleh para penciptanya dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa
pulau ini adalah wilayah kekuasaan mereka.
Namun,adapula yang beranggapan bahwa Para Moai merupakan simbol dari suatu
kepercayaan.Digambarkan,bahwa moai merupakan simbol bagi sebuah kekuasaan dan
kekuatan.
Easter island sendiri banyak dikait-kaitkan dengan perdaban Inca,yaitu sebuah
peradaban di Amerika Selatan yang telah menghilang.
Menurut beberapa teori,orang-orang suku Inca-lah yang membangun para Moai.
Jika dilihat dari struktur bebatuan,salah satu situs peninggalan suku Inca yang
sangat terkenal yaitu Machu Pichu komposisi bebatuannya sangat mirip dengan para
Moai.
Tapi bagaimanakah cara suku-suku Inca membawa babatuan ini ke Peru sebagai bahan
dasar pembuatan Machu Pichu?
jika memang bukan suku Inca yang membuat,pastilah para penghuni asli Rapa Nui
mempunyai hubungan yang sangat erat dengan mereka.



Sayang yah,kini banyak moai yang telah hancur dan roboh

Menurut survei dari Arkeolog Belanda,Van Tilburg di tahun 1989,jumlah total dari
patung monolitik di seluruh Easter Island adalah 887 buah.

Largest moai:
Location: Rano Raraku Quarry, named "El Gigante"
Height: 71.93 feet, (21.60 meters)
Weight: approximately 145-165 tons (160-182 metric tons)

Largest moai once erect:
Location: Ahu Te Pito Kura, Named "Paro"
Height: 32.63 feet (9.80 meters)
Weight: approximately 82 tons (74.39 metric tons)

Largest moai fallen while being erected:
Location: Ahu Hanga Te Tenga
Height: 33.10 feet (9.94 meters)
Smallest standing moai:
Location: Poike
Height: 3.76 feet (1.13 meters)



Easter Island Map

Secara Statistik tinggi rata-rata Moai adalah 13,29 kaki (4,05 meter),lebar
dasar : 5,25 Kaki (1,6 meter), lebar kepala : 4,86 kaki (1,48 meter) , Total
volume : 210,48 kaki kubik (5,96 meter kubik) , Berat total : 13,78 ton (12,5
metrik ton)



Related Posts by Categories









0 komentar:

Poskan Komentar

Selamat Berkomentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...