Sabtu, 12 Februari 2011

Fakta Tentang Alexander yang Agung



-Alexander lahir pada bulan Juli 356 SM, di Pella, ibukota Kerajaan Makedonia.

-Mata Alexander berwarna satu biru dan satu coklat, Kondisi ini disebut Heterochromia, kondisi dimana satu iris merupakan warna yang berbeda dari iris lainnya.

-Alexander menyukai drama, suling, kecapi, puisi, dan berburu.

-Alexander memiliki minat yang besar akan pengetahuan, cinta terhadap filsafat dan gemar membaca.

-Dia memiliki karisma yang besar dan kepribadian yang kuat, karakteristik yang membuatnya menjadi seorang pemimpin besar.

-Sebagai murid dari Aristoteles, Kuil Nimfa di Mieza digunakan sebagai kelasnya.

-Aristoteles mengajarkan Alexander dan para sahabatnya tentang kedokteran, filsafat, moral, logika agama, dan seni.

-Alexander yang Agung dan anak buahnya melakukan perjalanan sejauh 16.100 kilometer dari Makedonia.

-Alexander yang Agung menyuruh pasukannya makan bawang merah karena ia percaya bahwa hal tersebut bisa membangkitkan vitalitas mereka.

-Kuda Alexander bernama Bucephalus, yang berarti 'sapi-kepala'.

-Kuda Alexander, Bucephalus, takut akan bayangannya sendiri.

-Alexander tidak pernah kalah dalam pertempuran.

-Alexander menemukan 70 kota dan menaklukkannya dan memerintahkan untuk menamai kota-kota tersebut sesuai namanya.

-Alexander dianggap oleh sebagian besar sejarawan sebagai "Jenderal terbesar dalam sejarah".

-Alexander percaya bahwa dirinya adalah dewa, atau setidaknya berusaha untuk mendewakan dirinya sendiri.

-Olympias, ibunya, selalu menekankan kepada Alexander bahwa ia adalah putra Zeus.

-Ayah Alexander, Philip dari Makedonia, memiliki 7 istri.

-Alexander yang Agung memiliki 3 istri: Roxana, Statiera, dan Parysatis.

-Alexander menikah dengan Barsine (Stateira), putri dari Darius III dari Persia, demi kepentingan politik.

-Alexander juga menikahi Roxana, putri seorang bangsawan Baktrian, demi cinta.

-Alexander memiliki 2 putra, Alexander IV dari Macedonia dari Roxana, dan Heracles dari Makedonia dari Barsine. Kedua anak-anak tersebut tewas sebelum mereka mencapai usia dewasa. Dia kehilangan anak yang lain ketika Roxana keguguran di Hydaspes.

-Menurut kisah Yunani, Ratu Thalestris dari Amazon membawa 300 perempuan untuk Alexander, berharap untuk berkembang biak agar menghasilkan ras anak-anak yang kuat dan cerdas seperti dia.

-Alexander pernah berkata, "Saya lebih suka menjalani hidup yang pendek tapi penuh kemuliaan daripada hidup lama tapi penuh ketidakjelasan".

-Alexander tidak pernah kembali ke rumah sejak ia melakukan perjalanan dan menaklukkan semua wilayah.

-Pada 10 atau 11 Juni 323 SM, Alexander meninggal di istana Nebukadnezar II, di Babel pada usia 32 tahun.

-Setelah kematian Alexander, kerajaannya dibagi menjadi 3 : Eropa yang diatur oleh Antigonus, Asia yang dikuasai oleh Seleukus, dan Mesir yang diperintah oleh Ptolemy.

-Olympias, ibu Alexander, menjadi wanita Macedonia pertama dan satu-satunya yang pernah memerintah Kekaisaran Macedonia.

-Taktik perangnya masih diajarkan di akademi militer di seluruh dunia.




sumber: http://hermawayne.blogspot.com/2011/02/fakta-tentang-alexander-yang-agung.html




Related Posts by Categories









0 komentar:

Poskan Komentar

Selamat Berkomentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...